Labels

Selasa, 15 Januari 2013

"Chounk", Warok Desa Kabunan

Antarkausam abu kaghum, menterese ahe ahe
Bagi semua pemuda kabunan salam tersebut sudah menjadi kebiasaan sehari-hari tiap bertemu dulur-dulur kabunan. Ya sebuah salam unik yang sudah menjadi

kebiasaan dan identitas dari pemuda Kabunan yang kreatif dan sedikit memiliki karakter "no recken" terhadap perilaku menyimpang.
memang tidak banyak orang tahu, bahkan warga Kabunan sendiri banyak yang tidak mengerti (termasuk penulis sendiri), apa arti dari kalimat tersebut?
Mereka hanya mengetahui tiap sekelompok pemuda bertemu pasti mengucapkan sandi tersebut. Ntah dari mana kalimat tersebut berasal. Selidik punya selidik akhirnya saya menemukan jawaban atas semua itu.

Dialah seorang pemuda Kabunan yang semenjak kecil telah mempersembahkan hidupnya untuk desa ini.
Bahkan boleh dibilang "yang menguasai" Desa ini. Achmad Rosyadi nama lengkapnya. tetapi dia lebih akrab dipanggil Chounk (baca ; cung). Seorang pemuda 30 tahun yang telah menjadi "Warok" Desa ini alias yang menguasai pemuda-pemuda Kabunan. Dia mengendalikan pemuda-pemuda untuk kebaikan dan manfaat
bagi masyarakat. Contohnya ketika pertama kali diadakan Jamaah Sholawat Al Banjari, Chounk adalah orang nomor satu yang selalu mensosialisasikan jamaah ini hingga sekarang menjadi grup Al Banjari yang cukup terkenal, :Syubanul Islam".

Dia juga mampu membuat pemuda Kabunan kompak dan solid dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, seperti : Peringatan Dirgahayu RI tiap tahun, Kerja bhakti lingkungan, bahkan kegiatan kesetiakawanan membantu warga yang mengadakan hajatan. Warok yang satu ini selalu pandai "awu-awu teman-temannya agar mau mengikuti kehendaknya.

Tidak banyak hal istimewa yang bisa kita temukan dalam diri Chounk, Warok Kabunan ini. Ia hanyalah pemuda biasa yang berperawakan ceking dan tinggi, sedikit brewokan dan selalu berambut cepak ala Aparat Negara. dan suka memakai kaos ketat dan celana skinny. penampilan seperti itu selalu membuat dirinya sangar dan ditakuti. Padahal Chounk sebenarnya orang yang lucu dan suka bercanda. Anda bisa dibuatnya terpingkal-pingkal didekatnya. Karakternya low profile dan ramah, bahkan dia pandai merayu. banyak gadis-gadis yang terjerat olehnya. Lengket kayak perangko. Tapi sayangnya sampai sekarang ia belum mempunyai keinginan untuk menikah.

Chounk menyelesaikan pendidikannya sampai sekolah tinggi kejuruan. Sebab itu pula dia pandai bicara dalam lingkungan formal dan mengerti banyak hal tentang kehidupan. Ia nyambung diajak bicara dan diskusi tentang apa saja. Dia anak rumahan sekaligus embongan juga villa'an,hehe. Chounk memiliki banyak teman dari berbagai kalangan, karena memang ia memilki kecakapan dalam bergaul. ia sangat menyenangkan, lucu bahkan kadang bisa membuat kita marah waktu dia "koplak". Ya Chounk memang kadang memilki sifat koplak. Ini bukan karena penyakit atau kelainan menurun, tapi ada sebuah kisah dramatis yang membuatnya menjadi koplak.hal ini bermula ketika ia jatuh hati pada seorang gadis tetangga desa. keduanya sama-sama cinta mati, namun apa daya orang tua tidak menyetujui. Sang gadis dinikahkan dengan pemuda lain. nah pada waktu hari pernikhan itulah Chounk tersakiti bagai tersayat-sayat pisau tajam. Ia hanya berdiri didepan rumah si gadis yang sedang melangsungkan pesta pernikahan. Ia meminta sang operator sound system untuk memutar lagu "Air mata di hari persandingan". selama hampir seharian cuma lagu itu yang diputar oleh sang operator. wah kayak di sinetron bukan???? sungguh dramatis memang. hal itu pula yang membuat ia cuek dan tidak percaya pada perempuan. hal itu pula yang membuatnya kadang koplak,hehe (Sorry Chounk guyon2, gak oleh ngamuk)

Nah Sobat itulah tadi tentang Sobat kita, Warok Desa Kabunan, untuk lebih mengenal ia silahkan kunjungi facebook dia disini.
atau pergi ke http://www.facebook.com/chounk.lieyoung/
tentang salam kebangaan tadi mungkin anda bisa menghubungi Chounk sendiri, karena saya pun masih belum tahu artinya,hehehe
Antarkausam abu kaghum, menterese ahe ahe

2 komentar:

 

Blogger news

About